Jika Cinta ibarat fan ilmu...
Jika cinta itu ILMU NAHWU, maka,
cintaku padamu akan JAZEM [mantab], sehingga aku akan sukun [tenang] di
sampingmu selamanya, seperti halnya i'rob jazm yg salah satu alamatnya
adalah SUKUN.
Jika cinta itu ILMU SHOROF, maka, kita berdua adalah
wazan tafaa'ala yg berfaidah MUSYAROKAH, yg kapanpun dan di mana pun
akan mengarungi dan menjalani APAPUN BERDUA.
Jika cinta itu ILMU FIKIH, maka aku akan menfatwakan pada diriku sendiri bahwa mencintai keindahan ciptaan Alloh sepertimu, hukumnya adalah WAJIB
Jika cinta itu ILMU I'LAL, maka, aku akan menyembunyikan dan menutup
mata terhadap semua kekurangan2mu, seperti halnya BINA' NAQISH yg
meletakkan huruf 'Illat nya di belakang [LAM FI'IL]
Jika cinta itu
ILMU AL-QUR'AN, maka, keabadian cinta kita tak kan lekang oleh waktu dan
tak kan berubah sedikitpun oleh perubahan zaman, layaknya keontektikan
dan keabadian ISI AL-QUR’AN
Jika cinta itu ILMU HADITS, maka,
kualitas dan kekuatan cinta kita adalah hadith shohih yg sudah teruji
dan terverifikasi oleh berbagai TEMPAAN DAN UJIAN
Jika cinta itu
USHUL FIKIH, maka, kita berdua adalah pasangan paling ideal dan serasi,
seperti halnya syarat dan rukun yg saling membutuhkan dan melengkapi
untuk SAHNYA IBADAH
Jika cinta itu ILMU FALAK, maka, aku akan selalu
menunggu dan merindukan hadirmu, mata ini belum terhapus dahaganya
sebelum melihat sosok indahmu, seperti halnya seorang perukyah yg selalu
menunggu untuk melihat kemunculan HILAL 1 SYAWAL
Jika cinta itu
ILMU 'ARUDH, maka, kisah cinta kita berdua adalah simfoni terindah yg
menghasilkan harmoni tak tertandingi di muka bumi ini, seindah dan
semerdu harmoni syair berbahar ROJAZ
Jika cinta itu ILMU FAROIDH,
maka, kita berdua adalah dua sejoli yang akan selalu berbagi atas apa yg
kita miliki, seperti halnya 'ASHOBAH MA'AL GHOIR
Jika cinta itu ILMU TAUHID, aka, value cintaku padamu adalah kemurnian emas 24 karat, semurni I’TIWODNYA AHLI TAUHID
Jika cinta itu ILMU TARIKH, maka, romantisme kisah cinta kita berdua
adalah kenangan terindah tak terlupakan yg terukir oleh tinta emas
sejarah, seperti halnya masa keemasan dan kejayaan peradaban ISLAM TEMPO
DULU
Jika cinta itu ILMU DIBAA'AN, maka, aku adalah seorang pendaki
yg telah sampai di puncak rindu untuk menantikan detik2 pertemuan
denganmu, seperti halnya para perindu Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa
sallam yg telah sampai pada adegan MAHALUL QIYAM.
____
" Begitulah cinta, penderitaannya tiada akhir..."
#Ayo_Mondok!
Senin, 13 Februari 2017
* CINTA ALA PESANTREN *
Share to your friends
Artikel Terkait
Admin
Awal nya sih cuma iseng ngeblog,eh ketagihan sampe sekarang,follow sosial media gue di bawah ini
Newsletter
Dapetin postingan terbaru,lewat email kamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)